Epic Comeback Series 7 Momen Epic Comeback Tak Terlupakan di Dota 2

Posted on

Epic Comeback Series 7 Momen Epic Comeback Tak Terlupakan di Dota 2 – Sebagai salah satu game MOBA tertua, Dota bisa dibilang memiliki seribu kemungkinan yang akan terjadi. Layaknya sepakbola, bisa saja tim yang menguasai pertandingan akan kalah dengan tim yang bermain disiplin. Banyak yang sudah terjadi dan tak ada yang bisa menyangkalnya. Kali ini, Kru KotGa akan mencoba membahas soal epic comeback yang terjadi di Dota 2. Karena cukup banyak, Kru KotGa mencoba membaginya mulai dari yang paling diingat dan terbaru.

Epic Comeback Series 7 Momen Epic Comeback Tak Terlupakan di Dota 2

Nigma bertemu dengan Alliance di Lower Bracket Omega League Immortal Division Europe. Alliance pun sudah mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Push dari Nature Prophet s4 cukup membuat Nigma kelimpungan dan membuat Alliance berhasil melakukan push hingga jauh. Percaya diri melakukan straight push, nyatanya Alliance malah menggali kuburannya sendiri. Begitu Miracle- kembali dari timeout kematiannya, dirinya menggunakan Magnetic Field Arc Warden dengan begitu baik.

Hal ini membuat Alliance melakukan Triple Buyback karena darah dari Ancient Nigma tersisa 5% saja. Namun apa daya, Miracle- benar-benar membuat keajaiban. Mental dari para pemain Alliance hancur dan membuat Nigma mengembalikan keadaan. Seri ini pun dimenangkan oleh Nigma. Alliance menghadapi Virtus Pro saat itu. Keadaan membuat Virtus Pro masih dalam kondisi tim yang utuh dan Alliance hanya tersisa dua orang saja. Virtus Pro pun ingin menghukum Alliance. Namun, Dark Willow dari Taiga benar-benar melindungi Ancient dari Alliance. Bersama dengan Slardar, Dark Willow Taiga malah menguasai 5 orang Virtus Pro. Hasilnya, Alliance pun memenangkan pertandingan ini.

Sebagai seorang carry, sudah semestinya ana mengangkat OG kala itu

Bertanding di momen krusial dengan skor 2-2 dengan PSG LGD, tentunya akan membuat setiap pemain kehilangan konsentrasinya. ana yang menggunakan Ember Spirit kala itu hampir kalah. Namun, di beberapa clash terakhir ana berhasil mengembalikan keadaan. Termasuk ketelitian dirinya ketika harus buyback dan memukul mundur PSG LGD. Hasilnya, OG menjuarai gelaran The International 8.

Jika kalian terlalu sombong, mungkin hal ini bisa terjadi. Seperti yang dilakukan oleh EHOME ketika melawan EG kala itu. Sudah menguasai pertandingan, old chicken dari EHOME kerap melakukan taunting kepada EG. Tak banyak bicara, EG langsung membuktikan lewat permainannya. Menghadapi mega creep, EG langsung membeli Dagon karena tim EHOME cenderung memiliki HP yang tipis. Empat pemain EG membeli item burst tersebut dan membuat EHOME akhirnya bertekuk lutut.

Merasa di atas angin, EG waktu itu langsung melakukan push ke arah ancient dari Alliance. Mereka tidak memperkirakan burst damage dari EGM yang menggunakan Ogre Magi. Tak hanya itu, Alliance juga berhasil mengembalikan keadaan dari pertandingan tersebut. Caster Call dari Tobi Wan di pertandingan ini juga masuk ke dalam chat wheel dari The International Battle Pass.

Navi sempat tertinggal dengan Tongfu di gelaran The International 3

Namun, Dendi dan Puppey yang menggunakan Pudge serta Chen mencoba eksperimen. Dengan menggunakan skill teleport ke fountain Chen dan Meat Hook dari Pudge, Dendi dan Puppey berhasil mengembalikan keadaan. Mereka kerap menculik Gyrocopter dari Tongfu, keadaan pun berbalik jauh. Tak hanya itu, core-core dari Tongfu kerap hilang dimangsa oleh Dendi.

Di tengah pertarungan sengit yang sudah dikuasai oleh Secret, Fnatic terdesak jauh. Namun Universe yang menggunakan Underlord melihat celah di base Secret. Dengan cepat, dirinya menggunakan Dark Rift dan memboyong teman-temannya. Para pemain Secret yang tidak menyadari hal tersebut telat melakukan teleport. Hal ini membuat Fnatic memenangkan series tersebut. Di game ini juga tercipta Caster Wheel “Lakad matatag!”.

Itu dia beberapa epic comeback di Dota 2 sendiri. Sebetulnya masih banyak, namun 7 momen diatas paling diingat oleh Kru KotGa. Bagaimana menurut kalian?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *