Gamer India Lega PUBG Mobile Tidak Ikut Dicekal

Posted on

Warga India langsung ramai demikian pemerintahnya memberitahukan larangan untuk 59 aplikasi asal China. Tetapi ada satu nama terkenal yang tidak turut terbawa pencekalan ini yakni PUBG Mobile.

PUBG Mobile adalah game garapan Tencent, perusahaan konglomerat asal China. Demikian tahu jika game favorite mereka tidak terkena pencekalan, gamer India langsung bernapas lega.

Diambil detikINET dari South China Morning Post, Rabu (1/7/2020) pemain PUBG Mobile di India langsung menunjukkan perasaan leganya di sosial media. Mereka membanjiri Twitter dengan meme, serta membuat tagar #PUBGBan jadi viral topic di India.

Tidak diketahui apakah yang membuat PUBG Mobile tidak masuk dalam perincian aplikasi yang dicekal. Bukan lantaran PUBG Mobile ialah game, mengingat game terkenal Clash of Kings ikut juga dicekal.

Aplikasi bikinan Tencent yang lain pun tidak seberuntung PUBG Mobile. Seperti WeChat yang memiliki nasib sama dengan TikTok dkk serta masuk dalam perincian pencekalan.

Beberapa media India memprediksi PUBG Mobile dapat berhasil lolos dari pencekalan sebab game ini ditingkatkan berdasar game PC PlayerUnknown’s Battlegrounds bikinan Bluehole yang datang dari Korea Selatan.

Sedang PUBG Mobile ditingkatkan oleh Tencent yang memperoleh lisensi untuk bikin versus mobile dari game itu. 

Populeritas PUBG Mobile di India memang tidak disangsikan lagi. Berdasar data Sensor Tower, game battle royale ini adalah game paling laku di Apple App Store di India serta game paling laku ke-2 di Google Play Store.

Populeritas ini sempat bawa permasalahan buat PUBG Mobile di India. Tahun kemarin, empat kota di negara sisi Gujarati pernah memblok PUBG Mobile dengan cara sesaat sebab dipandang menggerakkan beberapa anak berperilaku keras serta tidak konsentrasi di sekolah.

Serta 21 orang pernah ditahan sebab mainkan game itu. Tetapi pencekalan ini selanjutnya ditarik sesudah protes di sosial media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *